Popular Post

Sugeng Rawuh ---> Welcome ---> Ahlan wa Sahlan ---> Selamat Datang di Ngroto,Gubug,Grobogan

Tuesday, January 23, 2007

Seperti Orang Pacaran



Catatan Sepakbola
http://www.bolanews.com/edisi-cetak/nasional5.htm

Sigit Nugroho


Seperti Orang Pacaran
Bersandar pada pernyataan Nurdin Halid, Ketua Umum PSSI, Peter Withe telah menjadi masa lalu. Problemnya, hingga naskah ini diturunkan Minggu malam, masa depan tim nasional Indonesia belum jelas. Siapa nakhodanya? Yang pasti banyak yang alergi pada Peter. Sebutlah pemain yang lengket dengan bangku cadangan atau bahkan terpental di era Peter. Ada Budi Sudarsono atau Boaz-Ortizan Soloza. Dari kubu pengamat dan fan, sekalipun ada beda pendapat, tetap banyak yang pro pada pemecatan Peter. Ini belum termasuk dari kalangan jurnalis pascainsiden di Bandung. Mereka diperlakukan kasar oleh Jason Withe, putra Peter. Coach Peter sendiri di Singapura berkali-kali menuding pers terlalu menyorotnya negatif. Ofisial senior timnas Piala AFF menyebut gaya buang badan itu ciri khas Peter. Sepekan saya mencium semua pertentangan itu kala mengikuti Tim Merah Putih langsung di Singapura. Suasana yang kontras dibanding tim di Piala Tiger 2004 di Vietnam. Kala itu, saya dan Peter bahkan bekerja sama meringankan sanksi Ilham Jayakesuma lewat hasil jepretan kamera. Foto saya dan nota protes Peter mereduksi sanksi Ilham akibat kartu merah berupa larangan main di tiga laga jadi satu laga. Sikap Positif Kisah Peter dan sepakbola Indonesia ibarat orang pacaran. Saat cinta, pacar kerempeng dibilang langsing. Gigi berantakan dibilang gingsul, bikin tambah manis. Nah, saat bubaran, cerita berbalik 180 derajat. Tak tersisa kelebihan Peter. Bahwa dia pelatih brilian, bahkan merangkap manajer sekalipun, orang lupa. Ia motivator ulung. Peter pun menganut prinsip sepakbola positif: attack and attack. Serang dan serang! Itulah mengapa ia benci tim pencari hasil seri ala Singapura, atau Laos, yang pelatihnya mematahkan semangat pemain dengan bilang timnya kalah kelas, sehari sebelum main! Jika performa timnas seperti saat melawan Singapura (skor 2-2) atau kala merajalela di putaran final Piala Tiger 2004, rasanya banyak yang tetap respek pada Peter. Lantas, apa dosa-dosanya? Benarkah ia kurang memahami karakter pemain Indonesia, disiplin overdosis, keras kepala, dan emoh berdiskusi dengan ofisial? Entahlah. Yang pasti Ivan Kolev sempat kaget saat Budi Sudarsono tak masuk tim inti. Striker Persik itu dicap kurang punya ambisi meski jelas itu dibantah si pemain. Soal disiplin? Peter mengaku dulu kompromistis, kini ia tak mau didikte lagi. Malah, saat turnamen berlangsung di Vietnam tiga tahun lalu, akibat keluyuran malam Peter ingin membuang enam pemain inti sekaligus! Untung ia diredam ofisial. Ending-nya, bersama pemain ”nakal” itu Indonesia lolos ke semifinal.
Beda Perlakuan
Nah, plus-minus Peter kini terungkap. Ia bukan pelatih buruk, itu pasti. Hanya, ia tak berjodoh dengan Indonesia, itu juga mungkin sekali. Persoalannya, apakah kelak publik bola Indonesia juga akan bersikap sama pada Kolev atau siapa pun pengganti Peter? Soalnya menghujat adalah keunggulan kita. Ingat saat Peter kita puji setinggi langit sebagai pelatih berkarakter dengan reputasi berkali-kali membawa Thailand jadi kampiun di banyak event. Ingat pula bagaimana Kolev dulu kita depak lantas diganti Peter. Faktanya, di tangan pelatih asal Bulgaria itu timnas Myanmar jadi kekuatan baru di ASEAN. Mereka bahkan memukul tim senior polesan Peter di Merdeka Games akhir tahun lalu. Kontradiksi merupakan ciri khas sepakbola. Real Madrid dulu mentransfer David Beckham dari Manchester United karena dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik dunia yang memiliki popularitas tinggi. Begitu berniat pergi ke LA Galaxy, Presiden Madrid, Ramon Calderon, menyindir Bekcs hanya sebagai bintang film yang ingin mengadu nasib di Hollywood. Di sepakbola memang tak ada yang pasti. Begitulah nasib Peter, Kolev, atau siapa pun pelatih timnas Indonesia kelak. Semua tak pasti.

0 comments:

There was an error in this gadget

Iris : GGD

And i don't want the world to see me, 'cause i don't think that they'd understand, when everything's made to be broken, i just want you to know who i am,,,

My Project

Recent Post