Popular Post

Sugeng Rawuh ---> Welcome ---> Ahlan wa Sahlan ---> Selamat Datang di Ngroto,Gubug,Grobogan

Tuesday, July 3, 2007

19 Desa Rawan Serangan Lisus

Senin, 27 Nopember 2006

Sumber : SUARA MERDEKA

GROBOGAN - Sebanyak 19 desa di lima kecamatan di Kabupaten Grobogan dinyatakan sebagai daerah rawan serangan angin lisus. Sementara itu, 10 desa di enam kecamatan rawan tanah longsor.

Kepala Sub-Bagian Kesra di Bagian Sosial Pemkab Grobogan Komang AG kemarin mengatakan, daerah rawan angin kencang itu cenderung meluas ke desa-desa lain. Misalnya Desa Ngraji, Kecamatan Purwodadi, Desa Sugihmanik, dan Desa Tanggungharjo, Kecamatan Tanggungharjo. Tiga desa itu baru saja jadi sasaran angin kencang hingga merobohkan satu rumah dan 147 rumah lainnya rusak ringan.

Melihat kondisi alam yang tak menentu belakangan ini, desa-desa yang sebelumnya dinyatakan aman dari sasaran angin topan bisa tidak aman. Seperti Desa Tanggungharjo. Tahun-tahun sebelumnya desa itu aman dari sasaran lisus, tetapi perubahan alam menyebabkan desa tersebut diterjang angin kencang. Karena itu, warga diminta lebih waspada bila ada angin kencang, sebab diperkirakan akan terus terjadi setiap ada hujan.

Desa-desa rawan angin kencang itu adalah Purwodadi, Kuripan, Karanganyar (Kecamatan Purwodadi), Grobogan, Getasrejo, Ngabenrejo, Teguhan, Sedayu, Jatipohon, dan Lebak (Grobogan), Papanrejo, Trisari, Ngroto (Gubug), Ngaringan, Bandungsari, Kalangdosari (Ngaringan), Tambirejo (Toroh), Temon, dan Jangkungharjo (Brati).

Desa rawan longsor antara lain Nambuhan (Purwodadi), Kuwu dan Kradenan (Kradenan), Dapurno, Kunden, Kalirejo (Wirosari), Padang (Tanggungharjo), Randurejo dan Sembungharjo (Pulokulon), Jono, dan Pulorambe (Tawangharjo). Selain itu, 49 desa juga rawan banjir. Sejumlah desa itu setiap tahun selalu menjadi langganan banjir akibat luapan KB-1, KB-15, Sungai Jragung Tegowanu, Sungai Tuntang Gubug, Sungai Serang, dan Sungai Lusi.

Sejumlah desa rawan banjir itu adalah Tegowanu Wetan, Tegowanu Kulon, Medani, Tlogorejo, Mengunsari, Sukorejo, Gebangan, Kejawan, Tajemsari, Karangpasar, Kebonagung, Kedungwungu, Curug, Cangkring, dan Tanjungharjo (Tegowanu), Gubug, Kuwaron, Ginggangtani, Glapan, Penadaran, Rowosari, Ngroto, Trisari, Kemiri, Papanrejo, Kunjeng, dan Mlilir (Gubug), Grobogan, Ngabenrejo dan Getasrejo (Grobogan), Temon, Karangsari, Menduran, dan Kronggen (Brati), Klambu, Pengantin, Taruman, Kandangrejo, Terkesi, Menawan, Jenengan, dan Wandankemiri (Klambu), Ngaringan, Tanjungrejo dan Bandungsari (Ngaringan), Putat, Cingkrong, Pulorejo, dan Candisari (Purwodadi).

Banjir di beberapa tempat selain akibat meluapnya sungai-sungai besar di sekitarnya, juga disebabkan oleh jebolnya tanggul saluran irigasi dan tanggul sungai. Karena itu, tanggul-tanggul yang kritis diminta untuk diperbaiki secara gotong-royong. Sebab jika mengandalkan anggaran dari Pemkab, tidak mungkin cukup lantaran APBD untuk itu sangat terbatas. (A23-37n)

0 comments:

There was an error in this gadget

Iris : GGD

And i don't want the world to see me, 'cause i don't think that they'd understand, when everything's made to be broken, i just want you to know who i am,,,

My Project

Recent Post